Profesionalisme, sebuah kata yang sangat sering kita
dengar, istilah yang mewakili simbol kemajuan, modernitas dan
produktivitas. Sebagai seorang intelektual sekaligus profesional muslim,
adalah penting untuk memaknai istilah ini dengan kacamata ideologi
(Islam) yang komprehensif, agar profesionalisme yang kita lakukan tetap
dalam koridor kehidupan kita sebagai seorang muslim, dan bukannya
menjauhkan kita dari jalan hidup (Islam) yang sudah kita pilih dengan
penuh kesadaran ini.
Tulisan ini mencoba mengurai makna profesionalisme dalam masyarakat Kapitalisme dan menilainya dari sudut pandang Ideologi Islam
PROFESIONALISME DALAM MASYARAKAT KAPITALISME
1. Makna Etimologis
Istilah profesionalisme ini sudah menjadi semacam
ukuran dan tuntutan bagi semua bidang pekerjaan baik itu birokrasi
pemerintahan, dunia bisnis, perusahaan, bahkan juga dunia intelektual
yaitu guru dan dosen. Entah itu dalam penggunaan istilah yang mendalam
atau hanya sekedar latah saja.
Berbicara tentang makna Profesionalisme mengharuskan kita untuk
mengetahui terlebih dahulu pengertian profesi sebagai bentuk dasar kata
profesional tersebut. Menurut Volmer dan Mills, bahwa pada dasarnya
profesi adalah sebagai suatu spesialisasi dari jabatan intelektual yang
diperoleh melalui studi dan training, bertujuan mensuplay keterampilan
melalui pelayanan dan bimbingan pada orang lain untuk mendapatkan
bayaran (fee) atau (salary) gaji.
Rabu, 16 Januari 2013
PROFESIONALISME DAN KAPITALISME
Rabu, 04 Juli 2012
OPTIMALKAN HARD DISK DENGAN POWER DEFRAGMENTER 3.0
Kekuatan utama Power Defragmenter
terletak pada utility defragmenter command line contig yang
disertakannya. Antarmuka grafis atau Graphical User Interface
Selasa, 03 Juli 2012
TRIK FACEBOOK AN DI KAMPUS DAN TEMPAT KERJA
Rabu, 23 Mei 2012
MANAGEMENT SUMBERDAYA
Pendahuluan
Management sumberdaya manusia merupakan
disipli ilmu yang relatif baru dalam perkembangan khazanah perkembangan ilmu
management di Indonesia. Sebelumnya, organisasi bisnis, organisasi
pemerintah dan umumnya para pakar
managemen lebih mengenal terminologi managemen personalia (MP) dalam introduksi
telah dikemukakan bahwa untuk menghindari perdebatan mengenai perbedaan antara
,managemen sumberdaya manusia (MSDM) dan managemen personalia (MP), dapat
dikemukakan tiga persepsi tentang (MSDM) yaitu MSDM sebagai managaemen orang-
orang (people managemen ). MSDM sebagai managemen personalia dan MSDM sebagai
managemen strategi. Muculnya persepsi seperti ini tidsk lepas dari situasi,
latar belakang dan kepentingan managemen dalam organisasi.
Langganan:
Komentar (Atom)

